
Rolex Daytona Four Seasons: Wajah Baru Daytona di 2026
Daytona biasanya identik dengan racing chronograph, chronograph, pushers, dan karakter sporty yang mudah dikenali. Namun pada 2026, Rolex memperlihatkan sisi yang jauh lebih ekspresif lewat Rolex Daytona Four Seasons, empat Rolex Cosmograph Daytona unik yang masing-masing mengambil inspirasi dari musim Spring, Summer, Autumn, dan Winter.
Keempat jam ini dibuat dengan kombinasi precious metal atau platinum, natural-stone dial, batu permata berwarna, dan berlian. Kehadiran Rolex Four Seasons ini pun membuka pertanyaan yang menarik: kalau tampilannya bisa berubah sejauh ini, apa yang membuatnya masih langsung terasa seperti Daytona?
Apa Itu Rolex Daytona Four Seasons?

Rolex Daytona Four Seasons adalah empat Cosmograph Daytona unik yang dibuat untuk sebuah lelang amal Rolex bersama Phillips di London pada 28 September 2026. Menurut Rolex, seluruh hasil lelang akan diberikan kepada Federer Foundation dan Re:wild sebagai bagian dari Perpetual Planet Initiative.
Yang membuat keempatnya menarik bukan hanya statusnya sebagai unique timepieces, tetapi juga bagaimana setiap musim diterjemahkan lewat kombinasi material, warna, dan batu alam yang berbeda. Berdasarkan spesifikasi resmi Rolex, Spring menggunakan 18 ct white gold dengan chrysoprase dial dan lepidolite counters. Summer hadir dalam 18 ct Everose gold dengan turquoise dial dan heart of ruby counters. Sementara Autumn memadukan 18 ct yellow gold dengan mookaite dial dan chrysoprase counters. Untuk Winter, Rolex menggunakan 950 platinum dengan blue opal dial dan lapis lazuli counters. Meski tampilannya sangat berbeda satu sama lain, keempatnya tetap menggunakan Calibre 4131 dengan power reserve sekitar 72 jam.
Untuk melihat perbedaan karakter keempatnya dengan lebih jelas, berikut gambaran singkat dari masing-masing Four Seasons.
| Four Seasons | Character | Highlights |
| Spring | Fresh & vivid | White gold, chrysoprase, purple sapphires |
| Summer | Bright & warm | Everose gold, turquoise, pink sapphires |
| Autumn | Earthy & rich | Yellow gold, mookaite, green tourmalines |
| Winter | Cool & icy | Platinum, blue opal, diamonds & gradient sapphires |
Jadi, Rolex Four Seasons bukan sekadar Daytona yang hadir dalam empat warna berbeda. Rolex menggunakan silhouette Daytona yang sudah iconic sebagai canvas, lalu memberi setiap musim karakter baru lewat permainan stone dial, gem-setting, dan precious materials. Hasilnya terasa jauh lebih expressive, tapi tetap punya cukup banyak design elements untuk langsung dikenali sebagai bagian dari keluarga Daytona.
Kenapa Four Seasons Terasa Berbeda dari Daytona yang Kita Kenal?

Daytona klasik punya identitas yang sangat mudah dikenali. Berakar pada racing heritage, karakternya selama ini dekat dengan tampilan yang sporty dan functional, terutama lewat berbagai reference Oystersteel dengan Panda atau black dial. Tiga chronograph counters, screw-down pushers, Oyster case, dan tachymetric bezel kemudian menjadi bagian dari bahasa desain yang membuat Cosmograph Daytona begitu familiar. Sejak diperkenalkan pada 1963, tachymetric scale juga sudah menjadi salah satu elemen penting Daytona, dengan fungsi untuk mengukur kecepatan rata-rata.
Lalu hadir Rolex Daytona Four Seasons dengan pendekatan yang hampir berlawanan. Karakternya jauh lebih colourful dan expressive, dengan precious materials, stone dials, serta gem-setting yang mengambil peran besar dalam keseluruhan tampilannya. Perubahan paling jelas ada pada bagian bezel: alih-alih mempertahankan tachymetric scale, Rolex menghias masing-masing model dengan batu permata.
Meski begitu, Four Seasons masih jelas merupakan bagian dari keluarga Daytona. Bentuk casing, tiga chronograph counters, dan screw-down pushers tetap menggunakan desain khas Daytona yang sudah dikenal. Perbedaannya terlihat pada pilihan warna, material, dan gem-setting, sehingga tampilannya terasa lebih mewah dan dekoratif tanpa kehilangan karakter utama Daytona.
2026 Menunjukkan Dua Sisi Daytona

Menariknya, Four Seasons bukan satu-satunya interpretasi baru Daytona di 2026. Rolex juga memperkenalkan konfigurasi Rolesium yang memadukan Oystersteel dan platinum, dengan white enamelled dial serta anthracite Cerachrom bezel. Pendekatannya jauh lebih clean dan restrained, tetapi tetap menunjukkan bagaimana Rolex terus bermain dengan material dan detail dalam keluarga Daytona.
Di sisi lain, Four Seasons membawa eksplorasi Daytona ke arah yang jauh lebih expressive lewat stone dials, precious materials, dan gem-setting. Meski tampilannya sangat berbeda dari Daytona 2026 yang lebih clean dan restrained, keduanya tetap mempertahankan karakter utama Cosmograph Daytona, menunjukkan bahwa satu model yang sama bisa hadir dengan personality yang sangat berbeda tanpa kehilangan identitasnya.
Dari Racing Track ke Berbagai Wajah Daytona

Rolex Cosmograph Daytona diperkenalkan pada 1963 dengan akar yang kuat di dunia balap. Sebagai chronograph untuk motor racing, Daytona dilengkapi fungsi untuk mengukur interval waktu dan tachymetric scale untuk membaca kecepatan rata-rata. Namun seiring waktu, karakternya berkembang jauh melampaui fungsi awal tersebut.
Wajah Daytona pun semakin beragam. Oystersteel yang identik dengan sisi sporty hadir berdampingan dengan precious metals, gem-set versions, dan berbagai pilihan dial. Pada 2017, Rolex juga menghadirkan Oysterflex pada Daytona berbahan emas, membawa sentuhan sport-luxury yang lebih modern. Di balik tampilan elastomernya, Oysterflex menggunakan flexible metal blade yang memberi struktur layaknya sebuah bracelet.
Seiring evolusinya, Daytona pun hadir dengan karakter yang semakin beragam. Racing DNA tetap menjadi fondasinya, sementara material, dial, dan bracelet memberi setiap reference personality yang berbeda, hingga membuka ruang bagi interpretasi seberani Rolex Daytona Four Seasons.
Panda, John Mayer hingga Oysterflex: Daytona dengan Karakter Berbeda

Spektrum karakter Daytona sebenarnya sudah terlihat jauh sebelum Four Seasons hadir. Daytona “Panda” membawa sisi yang lebih clean dan sporty, sementara “John Mayer” menunjukkan bagaimana kombinasi yellow gold dan green dial bisa memberi karakter yang lebih bold dan distinctive. Di sisi lain, Oysterflex menghadirkan nuansa modern sport-luxury pada Daytona berbahan precious metal.
Perbedaannya cukup terasa, meski semuanya tetap berada dalam keluarga Cosmograph Daytona. Jika ingin melihat masing-masing karakter lebih dekat, Anda bisa membaca artikel Watches Trader tentang Rolex Daytona Panda serta perbandingan Rolex Daytona John Mayer generasi lama dan baru.
Bagaimana Daytona Bergerak di Secondary Market 2026?

Berdasarkan data WatchCharts per September 2026, Rolex Daytona Market Index berada di sekitar USD 45.764. Dalam satu tahun terakhir, indeks ini mencatat kenaikan 7,0%, sementara pergerakan jangka pendeknya cenderung lebih stabil, yaitu +0,2% dalam satu bulan dan +0,6% dalam tiga bulan.
Angka tersebut memberi gambaran umum bahwa pasar Daytona masih bergerak positif secara tahunan. Namun, performa setiap reference tetap bisa berbeda karena dipengaruhi oleh faktor seperti generation, material, dial, condition, hingga ketersediaannya di pasar.
Satu Daytona, Berbagai Karakter

Four Seasons mungkin berada di sisi paling ekspresif dari spektrum Daytona, tetapi justru di situlah luasnya karakter koleksi ini terlihat. Ada Daytona yang terasa clean dan familiar, ada yang tampil lebih bold lewat precious metals dan distinctive dials, sementara Oysterflex membawa nuansa sport-luxury yang lebih modern. Setiap pendekatan memberi personality yang berbeda, sehingga appeal-nya pun bisa terasa berbeda bagi tiap kolektor.
Bagi yang sedang mempertimbangkan Daytona pre-owned, memilih reference baru menjadi salah satu bagian dari prosesnya. Kondisi dan autentisitas tetap penting untuk diperhatikan. Anda bisa membaca panduan Watches Trader mengenai cara membedakan Rolex Daytona asli dan palsu sebagai referensi sebelum menentukan pilihan.
Finding Your Daytona
Rolex Daytona Four Seasons menunjukkan seberapa jauh Daytona bisa berubah tanpa kehilangan identitas utamanya. Dari track-focused chronograph hingga gem-set unique pieces, setiap reference bisa membawa karakter berbeda, sementara desain Daytona yang mudah dikenali tetap menjadi benang merahnya.
Eksplor pilihan Rolex Daytona yang tersedia di Watches Trader, atau konsultasikan dengan Watch Experts kami untuk menemukan reference dan karakter Daytona yang paling sesuai dengan preferensi Anda.
Read More
Don't miss out on
the latest.
Sign up to get first access to our sales, new arrivals, exclusive events, industry news – and so much more.

.jpg&w=3840&q=75)

